Seminar kesehatan bertema lindungi reproduksi dari pornografi

Seminar kesehatan bertema lindungi reproduksi dari pornografi, menjadi salah satu rangkaian acara class meeting SMA MTA Surakarta.

. Kontributor Adrian Yuanto, Hanifa Shofi, Annisa Tasnim

Di sebuah dinding sekolah inilah, tepatnya di salah satu kelas, kami menulis harapan dan mimpi kami. Kami tulis cita-cita untuk masuk perguruan tinggi impian, masing-masing dari kami menulis nama dan universitas serta jurusan impian.

Kata-kata penyemangat pun kami tulis utk menyemangati diri yang berjuang dengan UN dan SBMPTN (Nama ujian tulis kala itu). Salah satunya kami sadur dari buku Sang Pemimpi milik Andrea Hirata, “Bermimpilah setinggi langit maka Tuhan akan memeluk mimpimu”.

12 tahun berlalu, banyak perubahan setelah sekian lama tidak mengunjungi sekolah tercinta. Tempat yang mengajarkan kerja keras, pantang menyerah, dan taqwa. Kini saya berkesempatan mengunjungi serta memberikan sedikit ilmu yang pernah saya dapatkan. Menyapa guru2 saya -yang tanpa bekal ilmu beliau, jadi apalah saya ini. Menyusuri koridor-koridor sekolah dan flashback apa yang dulu saya pernah lalui di sini.

Dan yang pasti, semua mimpi-mimpi yang kini terwujud, dan kesempatan yang datang, semua berasal dari doa dan harapan yang tak henti-hentinya dilangitkan di sekolah ini. Alhamdulillah

Saya berpikiran bahwa salah satu penyumbang generasi emas Indonesia adalah kehadiran pondok pesantren atau sekolah berbasis agama. Ketekunan, ketangguhan, kemandirian, sikap pantang menyerah, yang disertai dengan iman sesuai ajaran agama akan membentuk individu yang berkarakter mulia dan cerdas. Saya juga sadar bahwa anak2 yang di luar sekolah pondok pun tetap bisa mempunyai karakter demikian. Namun, kehadiran sekolah berbasis agama perlu kita apresiasi dan isi gapnya apabila ada yang kurang. Satu lagi, satu noktah hitam tentang pondok yang berseliweran di timeline kita, tidak mengaburkan kenyataan bahwa masih banyak ponpes dan sekolah berbasis agama yang sesuai dengan harapan kita semua.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *