Juara 3 Cabang Pencak Silat, dan Bola Volly POSPEDA 2016

juara-3-cabang-pencak-silat-dan-bola-volly-pospeda-2016

Kontingen SMA MTA Surakarta patut berbangga karena berhasil meraih juara 3 Cabang Pencak Silat Kelas C, Kelas E dan Beregu Putra Bola Volly Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren (Pospeda) 2016 se-Jawa Tengah di Kudus kemarin.

Dalam ajang yang diikuti siswa tingkat SMA/MA, SMP/MTs itu Kudus berhasil menyabet 3 perunggu. Kepala Bidang Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Harjuna Widada mengatakan, beberapa cabang olahraga (cabor) yang dilombakan di antaranya, yaitu atletik, pencak silat, bulu tangkis, tenis meja, dan bola voli.

Para peserta yang mendapatkan piala itu, di antaranya yaitu M. Taufiqurahman Ma’arif Kelas XII IPA 2 Juara 3 Cabang Olahraga Pencak Silat Kelas E, M. Reza Palevi Kelas XI IPS 2 Cabang Olahraga Pencak Silat Kelas C dan Cabang Beregu Putra Bola Volly atas nama; Anugrah Putra Subakti Kelas X IPA 3, Muhammad Afif naufal Kelas X IPS 2, Muhammad Helmi Rakasiwi Kelas XI IPS 2, Panji Perdana Putra Kelas XI IPA 2, Naufal Dzaki Kelas XI IPA 2, Boby Nariyanto Kelas XII IPS 2, Muhammad Luthfi Hidayat Kelas XII IPS 2 dan Fahd Akbar Mauladewa Kelas XII IPA 1.

Harjuna mengatakan, meski mereka dari latar belakang pondok pesantren dan kesehariannya dihabiskan di sekolahan dan pesantren yang banyak diisi kegiatan keagamaan, mereka menunjukkan prestasi yang luar biasa. Terbukti dari mereka sebelumnya juga ikut dalam Popda Jateng meski tidak semuanya mampu meraih prestasi sebaik di Pospeda.

“Ini menunjukkan santri punya multitalenta, selain mereka lebih pintar ilmu agama, juga bisa berprestasi di bidang-bidang lain, termasuk olahraga,” paparnya. Menurut dia, ponpes memiliki peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan perjuangan kemerdekaan, melalui pendidikan berbasis agama hingga menjadi lembaga pendidikan yang modern dan mengikuti perkembangan zaman.

Pospeda itu sebenarnya dimaksudkan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah para santri dan juga menjadi dasar evaluasi sejauh mana santri mampu berprestasi khususnya pada cabang olahraga dan seni. Sementara itu, Popeda di bidang seni telah dilaksanakan Juni lalu yang melombakan beberapa cabang kesenian, di antaranya hadroh, pidato dalam bahasa Arab, Inggris, Indonesia, kaligrafi, stand-up comedy, seni kriya, cipta puisi, dan senam santri.

Share:

Leave a Reply