JUARA 3 TINGKAT NASIONALECODAYS 2016 Fakultas Teknik jurusan Teknik Kimia UNS

juara-3-tingkat-nasionalecodays-2016-fakultas-teknik-jurusan-teknik-kimia-uns

Prestasi cemerlang di raih SMA MTA Surakarta setelah satu team berhasil menjadi juara 3 dalam acara ECODAYS 2016 dari Fakultas Teknik jurusan Teknik Kimia UNS. Bertemakan Ethernity: Eco-Youth Creativity, Innovation, and Modernity yang bertujuan untuk mencari inovasi-inovasi kaum muda untuk mengatasi problematika lingkungan yang dapat digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat yang ramah lingkungan dan sebagai teknologi alternatif untuk kepedulian lingkungan. Kompetisi RPI ini sendiri dibagi menjadi dua kategori yaitu Green Innovation dan Energi Alternatif. Para pemenang lomba RPI Ecodays 2016. Juara 1 : SMA Kebon Dalem, BaUt (Baterai dari Laut), Juara 2 : SMAN 1 Bulukumba (Sulawesi Selatan) , Pestisida Milei (Sebagai Produk Ramah Lingkungan dalam Menhambat, Pertumbuhan Hama Kutu Daun (Myzus persicae) Juara 3 : SMA MTA Surakarta, Teknologi Pertanian Tepat Guna yang Inovatif dan Aplikatif, untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa PESKUBARAH, (Pestisida Kulit Bawang Merah) Pembasmi Ulat nama siswa Fathul Alfiani dan Sitrin Sholihah Ulfa .
Berawal dari sebuah ide dari studi kasus Di Kota brebes. “Kita tahu kalau brebes merupakan produsen bawang merah. Disana kita juga menemukan adanya industri bawang goreng. Dari dua kasus tersebut, diketahui bahwa industri pengolahan bawang goreng masih menyisakan sampah, yaitu sampah kulit bawang merah. Disisi lain, produsen petani bawang merah mempunyai masalah yaitu adanya hama yang menyerang tanaman bawang merah. Dari limbah tersebut kami mencoba membuat limbah kulit bawang merah menjadi pestisida yang dapat dimanfaatkan petani bawang merah.Dari karya tulis sebelumnya kami mendapat informasi bahwa pestisida daun sirsak + tembakau dapat membunuh hama. Maka dari itu kami mencoba mencari limbah yg blm termanfaatkan dengan ditambah tembakau untuk menjadi pestisida. Dan akhirnya kami mengambil kulit bawang merah dan tembakau menjadi pestisida untuk mengatasi hama ulat. “Tutur Aisah Ika Wardhani guru pembimbing.
PESKUBARAH, Pestisida pembasmi ulat. “Proses pembuatan pestisida dengan menimbang kulit bawang merah dan tembakau dgn takaran 7 gr berbanding 2 gr. Kemudian ditambah air sebanyak 60 ml. Diekstraksi degan cara perebusan +- 10 menit. Disaring kemudian di kemas Kami sdh mencoba 6 kali percobaan dgn variasi kulit bawang merah dan ditemukan. Hama ulat akan mati dalam waktu +- 10 menit pada takaran 35 gr bawang merah dan 10 gr tembakau serta 300 ml air. “Tutur Fathul Alfiyani ketua kelompok.

Share:

Leave a Reply