Menanamkan Konsep Limit

menanamkan-konsep-limit

Dalam kehidupan sehari-hari seringkali menemukan pentingnya pengukuran, baik pengukuran panjang atau berat. Alat yang digunakan dalam pengukuran pun beragam. Masing-masing memiliki ketelitian yang berbeda. Semakin kecil tingkat ketelitian maka semakin besar kesalahan dalam pengukuran. Sebaliknya alat ukur yang tingkat ketelitiannya besar akan memperkecil kesalahan dalam pengukuran. Oleh karena itu nilai yang ditunjukkan alat ukur tersebut merupakan nilai pendekatan atau dalam matematika dikenal dengan nilai limit.

Kalkulus diferensial dan integral dibangun berdasarkan konsep limit fungsi. Konsep ini dikenal sebagai suatu proses tak hingga, yang merupakan suatu ciri khas dari kalkulus.

Untuk menanamkan pengertian tentang limit, sering kali hanya dengan menggunakan gambar kemudian guru memperagakan dengan gambar tersebut pengertian tentang apa itu limit kiri, limit kanan dan atau kedua-duanya. Di samping dengan gambar tersebut juga digunakan tabel, siswa diminta untuk mengisi sekian nilai x dan y di seketar titik yang akan dicari nilai limitnya.

Metode yang diterapkan di atas tentunya kurang bisa memberikan pemahaman yang baik terhadap siswa. Bahkan cenderung siswa kurang faham, bingung apa itu sebenarnya limit. Oleh karena itu perlu adanya metode lain yang dapat digunakan untuk menanamkan pemahaman tentang pengertian limit dengan alat bantu komputer, yaitu dengan program Maple. Dengan metode ini diharapkan siswa dapat lebih memahami terhadap pengertian limit, dan pembelajaran diharapkan bisa lebih menarik.

Oleh karena itu dalam paper ini akan dibahas tentang: “Bagaimana menjelaskan pengertian limit dan menyelesaikan beberapa contoh soal limit dengan program Maple”

Share:

Related Posts:

Leave a Reply